Gereja yang dibangun pada tahun 1725 ini tampaknya diperuntukkan para budak yang bekerja untuk penduduk Portugis di masa itu. Bangunannya terbilang sederhana namun penduduk di lingkungan sekitarnya masih tetap merayakan natal dengan cara yang khusus ditemani oleh alunan musik keroncong dan berbagai tari-tarian.