Jakarta memiliki pusat layanan autisme pertama. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Rabu, 2 Maret 2014, meresmikannya di Balai Kota DKI. Pusata layanan ini  berada di Jalan Bina Marga nomor 79 Cipayung, Jakarta Timur.

“Kami ingin memberi fasilitas pada anak-anak yang menyandang autisme dan ingin Jakarta menjadi contoh bagi daerah-daerah lain agar ramah terhadap autisme,” kata Basuki yang akrab dipanggil Ahok. Peresmian ini dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia yang jatuh pada 2 April.

Keberadaannya merupakan hasil kerja sama Masyarakat Peduli Autis Indonesia (MPATI) dengan Dinas Sosial DKI. MPATI adalah yayasan nirlaba yang memfokuskan diri pada penyediaan informasi, alat pendidikan, pelatihan, dan konseling mengenai isu autisme di Indonesia.

Pusat layanan ini memberi diagnose gratis bagi anak, pelatihan gratis bagi orang tua, terutama bagi keluarga pra-sejahtera yang memiliki anak dengan autisme. Pelatihan dititikberatkan pada cara mengajarkan kemampuan dasar mandiri untuk anak dengan autisme seperti mandi, makan, minum, buang air kecil, dan buang air besar.

Warga yang memiliki anak dengan autisme bisa mendaftarkan anaknya melalui SMS ke 0812-8245-2255. “Kirim info nama anak, usia, dan alamat,” kata Gayatri Pamoedji, ketua pusat layanan. Diagnosa gratis akan dilakukan setiap Rabu ganjil. Sedangkan pelatihan gratis untuk orang tua akan dilaksanakan pada setiap Rabu genap.

Selain pusat pelayanan, mereka juga meluncurkan komik seri ke-2 tentang anak dengan autisme. Ini merupakan lanjutan komik seri ke-1 yang sudah ada sejak 2010. Informasi di dalamnya menyebut anak-anak dengan autisme mampu mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/04/03/083567473/Jakarta-Punya-Pusat-Layanan-Autisme-Pertama